Menerapkan Machine Learning dalam Bisnis

By: Tommy Wijaya   |   February 12th, 2018

Dalam era digital ini, sebuah startup yang baru pun bisa mengejar para pesaingnya yang sudah maju dalam waktu yang relatif singkat dengan menggunakan teknologi yang semakin canggih. Adanya data science dalam bisnis tertentu memang sangat membantu dalam memepercepat perkembangannya. Bahkan di Indonesia sekalipun, sudah banyak yang menerapkan machine learning dalam bisnis masing-masing. Berikut adalah beberapa contoh penerapan machine learning dalam bisnis:

  1. Sistem Rekomendasi
    sistem-rekomendasi

Selain menggunakan machine learning dalam website yang penuh dengan konten seperti yang dijelaskan dalam artikel “Mempelajari Machine Learning”, kalian pasti sudah pernah berbelanja online setidaknya sekali dalam hidup kalian. Baik itu dari website e-commerce maupun aplikasi toko online, setiap platform e-commerce pasti memiliki sebuah bagian kolom rekomendasi. Pernahkah kalian tercengang dengan isi dari kolom rekomendasi tersebut karena memang barang yang ditampilkan terlihat menarik untuk kalian? Itu adalah hasil dari menerapkan machine learning dalam sistem platform tersebut. Dengan begini, kemungkinan untuk upselling dan cross-selling pun meningkat, tanpa adanya intervensi manusia.

  1. Virtual Personal Assistant / Chatbot
    algoritma_siri_example

Teknologi machine learning telah memungkinkan terciptanya virtual personal assistant seperti Siri, Cortana, dan Alexa. Teknologi yang membuat kita merasa sedang hidup di masa depan, virtual personal assistant dapat mengerti apa yang kita katakan, pertanyaan-pertanyaan kita hingga memberikan jawaban yang relevan, hingga melakukan beberapa hal dengan mudah. Selain itu, teknologi yang serupa disebut juga chatbot, digunakan dalam beberapa bisnis dengan tujuan mendapatkan wawasan konsumen yang dapat dijadikan strategi marketing tingkat personal.

  1. Image Recognition
    image-recognition

Kemampuan artificial intelligence untuk mengklasifikasi benda dalam sebuah gambar (foto,video, dll) disebut juga dengan istilah image recognition. Di masa yang akan datang, image recognition akan banyak sekali digunakan untuk bermacam-macam fungsi dalam sebuah bisnis maupun kehidupan sehari-hari. Contohnya adalah untuk membangun mobil yang bisa menavigasi arah jalan dan menyetir driri sendiri tanpa intervensi manusia, Mengajar mesin, robot/android untuk melihat seperti manusia, mengembangkan pengalaman bermain sebuah game (contoh: Xbox Kinect, Wii), dan masih banyak kemungkinan lainnya. Dilansir dari blog Neuromation.io, diperkirakan bahwa pada tahun 2020-an, sebanyak 85% interaksi konsumen dalam perdagangan akan didasarkan pada image recognition.

  1. Custom Machine Learning Models
    custom-machine-learning-model

Setiap bisnis/usaha memiliki tujuan yang berbeda-beda, sehingga setiap bisnis tersebut memerlukan model machine learning yang mampu mengerjakan pekerjaan yang telah dispesifikasi secara khusus. Berbagai jenis model machine learning telah dirancang sampai saat ini, salah satunya adalah model yang dipakai oleh AstraZeneca, sebuah organisasi yang maju dalam bidang perobatan. AstraZeneca memakai model machine learning untuk mengklasifikasi bahan-bahan obat untuk menemukan jenis obat baru yang aman dikonsumsi manusia dan efektif menyembuhkan penyakit tertentu.

Jadi, tunggu apa lagi? Mulailah terapkan ilmu data science dalam bisnis Anda!

Sources:
https://medium.com/neuromation-io-blog/why-retail-business-needs-image-recognition-technology-today-ce627446cd82
https://imagga.com
https://kata.ai/case-studies/jemma
https://www.python.org/about/success/astra/

MAU BELAJAR MACHINE LEARNING?